Sekolah Modeling Adjie Notonegoro

Sekolah model atau peragawati (modeling school) mulai menjamur di ibu kota. Peminatnya pun, terutama gadis-gadis remaja, tak sedikit. Sekolah model ini diyakini sebagai jalan untuk menjadi seorang model atau peragawati profesional.

Adjie Notonegoro, perancang busana yang sudah tidak asing lagi di dunia fashion, juga ikut mendirikan sekolah model. Sampai saat ini sudah terdapat dua sekolah model yang dimiliki Adjie, yaitu Portfolio Model Management & Modelling School yang dibuka tahun 1998, dan Flash yang berdiri sejak 18 Juli 2002.

Untuk Portfolio selain menyiap calon model juga mendidik calon menajer artis. Sedangkan Flash hanya terfokus pada pendidikan calon pragawati dan pragawan. Dari dua jenis sekolah ini, yang paling banyak peminatnya adalah Flash.

Tenaga pengajar terdiri dari tenaga profesional di bidangnya, contohnya Ari Tulang untuk materi Koreografi (Choreograpgy), dan Muara Bagja untuk mata pelajaran Kepribadian (Manner). Selain itu ada pula session bintang tamu dengan mendatangkan artis ibukota, yang tujuannya untuk menambah wawasan para peserta.

Menurut Finance Accounting Flash Models, Riris, pendidikan di sekolah model ini ditempuh selama 3 bulan setiap angkatan. Dan, itu ditempuh dalam dua jenjang, yaitu basic selama 2 bulan, dan 1 bulan berikutnya disebut tingkat anvance. "Jika seseorang ingin ikut pelatihan lagi, berarti ia harus memulai dari awal," kata Riris.

Tidak ada batasan untuk mengikuti sekolah ini, asal dia seorang wanita atau pria yang memiliki tinggi tubuh minimal 150 cm. Lama pendidikan 3 bulan untuk setiap angkatan, dan setiap angkatan pesertanya 10 hingga 15 siswa.

Sejak berdiri hingga sekarang (2007) sekolah ini telah menyelesaikan 31 angkatan, dengan jumlah lulusan kurang lebih 350 orang. Di antara para lulusannya itu terdapat sejumlah nama yang cukup sukses dalam kariernya sebagai model, antara lain: Karenina dan Afi Basuki.

Sebagai industri model, perancang mode (desainer) Adjie Notonegoro ternyata memberi kebabasan pada model asuhannya untuk menyalurkan bakatnya pada desainer lain. Ternyata, desainer sekelas Anne Avantie, Denni Wirawan, dan Ramli juga memberi kepercayaan untuk mempragakan hasilnya pada anak didik Adjie tersebut.

Dengan mengeluarkan biaya Rp 7,5 juta untuk wanita dan Rp 6,9 juta untuk pria untuk biaya pendidikan selama tiga bulan, banyak hal yang bisa diperoleh dari mengikuti kelas model ini. Di sekolah ini para peserta tidak hanya belajar bagaimana cara berjalan di catwalk secara baik dan benar, juga memperoleh pengetahun mengenai cara merawat diri, dan membentuk kepribadian.



comment 8 comments:

Anonim mengatakan...

tahun 2013 atau 20134
aku mau gabung menjadi model mas adki notonegoro ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Anonim mengatakan...

saya ingin sekolah model.,biar cita" saya tercapai.

Anonim mengatakan...

alamat tempat pendaftaran dimana,......

Anonim mengatakan...

pengeeeen gabuuuung disinii......

ferny odelia on 22 Juni, 2013 16:36 mengatakan...

ferny mau dong kaka :)

agenk prasetyo on 28 Desember, 2013 20:06 mengatakan...

please call me in my number 085378729691

Nia Assyaahda on 09 Mei, 2014 12:48 mengatakan...

kereeen (y)

Anonim mengatakan...

mas boleh nanya

tempat pendaftaran nya dimna sih ? saya berminat .. trims

Poskan Komentar

 
© Fashion dan Style | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger